Selamat Datang

Selamat Datang di halaman web Persnusantara.com. Kami merilis berita dengan motto Akurat, Independen, Terpercaya. Alamat Kantor Jalan Merdeka Lama (Cilukba). Alamat Kantor Baru Jalan Bintan Gang Paris 1 Berlangganan Iklan Hubungi ke HP. 0852-7158-7522 (Ican)

Gubernur Wahid; Banyak Keterangan Bohong, Semoga Allah Membalasnya

PEKANBARU – Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid melontarkan bantahan keras dalam persidangan lanjutan dugaan praktik setoran di lingkungan ...

PEKANBARU – Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid melontarkan bantahan keras dalam persidangan lanjutan dugaan praktik setoran di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Rabu, (22/4/2026).

Di hadapan majelis hakim, Wahid secara tegas menyatakan bahwa keterangan yang disampaikan para saksi tidak sesuai dengan fakta yang ia ketahui, bahkan menyebutnya sebagai bentuk pembohongan.

“Saya tak pernah mengucapkan harus taat pada kadis, ini semua bohong. Ini pembohongan," tegas Wahid di ruang sidang.

*Soroti Tidak Ada Konfirmasi dari Saksi*

Wahid menekankan bahwa tidak satu pun saksi yang pernah mengonfirmasi langsung kepadanya, meskipun dalam persidangan mereka mengaku mengalami tekanan dan paksaan.

Ia mencontohkan pertemuannya dengan Ardi yang terjadi di kediamannya pada Agustus lalu. 

Saat itu, Ardi datang meminta rekomendasi untuk pindah tugas menjadi Kepala Dinas PUPR di Siak.

Menurutnya, dalam kesempatan tersebut tidak pernah ada pembahasan terkait kewajiban setoran.

“Adakah menanyakan soal setoran? Tidak. Kenapa tidak ditanyakan, padahal ada kesempatan?” ujarnya.

Ia juga mempertanyakan sikap para saksi yang mengaku terancam namun tidak mencari perlindungan kepada dirinya sebagai pimpinan.

“Kalau orang merasa terancam, secara psikologis pasti dia mencari perlindungan. Kenapa tidak pernah melapor ke saya?” katanya.

*Wahid Sudah Melarang Praktik Setoran*

Wahid menyatakan dirinya justru telah lebih dulu melarang praktik pemberian uang di lingkungan pemerintahan.

Larangan tersebut, menurutnya, disampaikan pada September melalui surat resmi maupun pesan pribadi.

“Saya sudah melarang. Ada suratnya, saya juga sampaikan lewat WhatsApp pribadi,” jelasnya.

*Klarifikasi “Matahari Satu” dan Isu Dualisme*

Dalam kesempatan itu, Wahid juga meluruskan polemik istilah “matahari satu” yang sebelumnya dipersoalkan dalam persidangan.

Ia menjelaskan, istilah tersebut disampaikan dalam peresmian rumah sakit awal bros dan saat berkunjung ke kediaman Syamsuar.

Saat itu, Syamsuar berpesan kepada Wahid, dalam kepemimpinan Riau tidak boleh ada dua matahari, karena itu akan membuat repot.

“Saya tidak mau ada lagi persepsi gubernur 1 dan gubernur 2. Ini pemerintahan, bisa rusak kalau ada dua pusat kekuasaan, dan itu tidak ada dalam kamus pemerintahan," tegasnya.

Ia juga membantah keras tudingan bahwa dirinya pernah memerintahkan ASN untuk tunduk kepada kepala dinas dalam konteks menyimpang.

*Sebut Persidangan Seolah Disetting*

Lebih jauh, Wahid menilai rangkaian tuduhan terhadap dirinya terkesan tidak berdiri sendiri.

“Menurut saya, ini semua seperti disetting,” katanya.

Ia juga menyinggung dugaan dramatisasi terhadap sejumlah peristiwa, termasuk saat dirinya melakukan inspeksi mendadak ke kantor Bappeda. Tapi diframing seolah-olah dia membuat janji rapat.

“Saya datang mendadak, tidak sampai 15 menit, tapi didramatisir begitu hebatnya,” ujarnya.

Selain itu, ia membantah isu pengumpulan telepon genggam dalam pertemuan di rumah dinas gubernur, serta memastikan beberapa nama yang disebut tidak pernah mengikuti rapat resmi yang ia pimpin.

"Saya pastikan Dani (Dani M Nursalam) tak pernah ikut rapat, kalau (pertemuan) di luar rapat, saya tak tahu," katanya.

*Pernyataan Keras: Serahkan pada Allah*

Di akhir keterangannya, Wahid menyampaikan pernyataan keras bernuansa moral atas tuduhan yang diarahkan kepadanya.

“Jika mereka berbohong, saya minta mereka ini dihukum Allah SWT, sampai ke anak cucunya,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya tidak sesuai dengan fakta yang ia ketahui selama menjabat.***

COMMENTS

Nama

Aceh Tamiang,1,amerika,1,arab saudi,1,artikel,2,artis,35,Balige,1,banda aceh,3,bandung,2,Bangkinang,3,banten,1,batam,6,bazar,1,bea cukai,1,Bekasi,1,bengkalis,7,berita,167,bisnis,9,Blitar,7,bola,11,Boyolali,4,budaya,5,Bukittinggi,1,cerpen,1,Cimahi,1,cina,1,Copyright,3,daerah,1,Dairi,3,dumai,463,entertainment,8,fenomena,5,film,1,hot,138,hotel,7,hukum,2,iklan,5,info,19,inhil,2,inhu,4,Internasional,4,Jakarta,93,Jambi,1,jatim,62,jawa tengah,13,jawa timur,56,kabanjahe,1,kalbar,7,Kampar,16,Kandis,3,karhutla,1,Keerom,3,Kepri,7,Kepulauan Meranti,3,kesehatan,7,kontak,1,kriminal,52,kuala lumpur,1,Kuansing,16,kuliner,3,lampung,36,langkat,1,lowongan,4,Lunang,3,madinah,1,Madiun,21,Makasar,1,malang,2,Manado,1,Manokwari,4,Manokwari utara,1,Medan,8,Morowali,3,Mosso,2,motivasi,14,Musik,1,nasional,129,Nganjuk,3,nopenting,1,NTB,1,olahraga,24,opini,16,organisasi,11,Otomotif,2,Padang,2,Painan,10,Palembang,2,pandagelang,1,papua,8,papua barat,20,pariaman,1,Pasaman barat,1,pekanbaru,414,Pelalawan,3,pencak silat,1,pendidikan,8,penginapan,2,perumahan,1,pessel,4,politik,30,Ponorogo,6,Pontianak,1,puisi,3,Redaksi,2,rengat,3,riau,552,rohil,35,rohul,2,Sambas,1,Sei Kijang,1,selat panjang,3,senibudaya,5,sepakbola,7,Siak,9,siber,4,sosial,44,Sragen,2,Sukoharjo,1,Sulawesi,7,sulsel,3,Sulut,1,sumatera,43,Sumbar,24,sumut,19,Surabaya,5,tanah karo,4,Tapanuli Tengah,2,tapsel,1,tausiah,1,teknologi,3,teluk bintuni,1,tembilahan,1,Teso Nilo,1,toba,2,tokoh,9,touring,1,trenggalek,38,Tuban,1,Tulungagung,36,ulama,1,umkm,26,unik,16,Waris,1,watansoppeng,1,wisata,10,wonogiri,6,Yogyakarta,1,
ltr
item
harian pers nusantara: Gubernur Wahid; Banyak Keterangan Bohong, Semoga Allah Membalasnya
Gubernur Wahid; Banyak Keterangan Bohong, Semoga Allah Membalasnya
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj0xULcsSIWS0xOJgK-w7LduU6t6NClaIa7pGLg-p567fz_2pzPMWr3slTVOIUkFWvSQANu04Xwo_rgecCVOyxY-gAdQy2WhhCG5wNa_7B9O8rSqPpiVhC40XdkFoMKA4m4cvf8NoD0wdh6be9Ugv0R28Jtyf8pJTMpZ5756gzUqDEx9ryFOG0X7HqbQTE/s320/1001295496.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj0xULcsSIWS0xOJgK-w7LduU6t6NClaIa7pGLg-p567fz_2pzPMWr3slTVOIUkFWvSQANu04Xwo_rgecCVOyxY-gAdQy2WhhCG5wNa_7B9O8rSqPpiVhC40XdkFoMKA4m4cvf8NoD0wdh6be9Ugv0R28Jtyf8pJTMpZ5756gzUqDEx9ryFOG0X7HqbQTE/s72-c/1001295496.jpg
harian pers nusantara
https://www.persnusantara.com/2026/04/gubernur-wahid-banyak-keterangan-bohong.html
https://www.persnusantara.com/
https://www.persnusantara.com/
https://www.persnusantara.com/2026/04/gubernur-wahid-banyak-keterangan-bohong.html
true
8146758549750470439
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content