Foto/Dok. PMII Kota Dumai DUMAI - Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Se-Kota Dumai sukses menyelenggarak...
![]() |
| Foto/Dok. PMII Kota Dumai |
Dengan mengusung misi besar, PKD kali ini difokuskan untuk membentuk karakter kader mujahid yang militan sebagai pondasi utama kebangkitan di era baru PMII, khususnya di wilayah Kota Dumai dan sekitarnya.
Menariknya, agenda kaderisasi tingkat menengah ini dikelola oleh kepanitiaan gabungan yang solid antara PK PMII IAI-TF Dumai dan PK PMII Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Lancang Kuning. Kolaborasi ini dinilai menjadi potret nyata sinergisitas antar-kader di Kota Dumai.
Ketua Komisariat PMII IAI-TF Dumai, Supriyadi, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara yang berlangsung selama empat hari penuh tersebut. Menurutnya, PKD ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan investasi ideologis.
"Kami ingin melahirkan kader mujahid yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki militansi tinggi dan loyalitas penuh terhadap organisasi. Ini adalah pondasi awal kita untuk menjemput era baru PMII yang lebih progresif," ujar Supriyadi, Senin (29/6/2026).
Senada dengan hal itu, Ketua Komisariat PMII STIA Lancang Kuning, Diana, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran panitia gabungan yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran demi suksesnya acara ini. Ia juga menyoroti antusiasme para peserta yang datang dari berbagai daerah.
"Kolaborasi kepanitiaan ini membuktikan bahwa ego sektoral antar-kampus bisa kita lebur demi kepentingan kaderisasi. Kami sangat bangga karena PKD ini tidak hanya diikuti oleh kader lokal Dumai, tetapi juga menjadi magnet bagi kader-kader di luar daerah," tutur Diana.
Berdasarkan data dari panitia pelaksana, tercatat sebanyak 46 peserta dinyatakan lolos dan mengikuti seluruh rangkaian materi PKD dengan khidmat. Para peserta tersebut datang dari berbagai cabang dan daerah di Provinsi Riau, di antaranya berasal dari Pekanbaru, Bengkalis, Rokan Hilir (Rohil), dan tuan rumah Kota Dumai.
Selama kegiatan berlangsung di Kampus IAI-TF, puluhan peserta digembleng dengan berbagai materi ideologisasi, kepemimpinan, analisis sosial, serta strategi gerakan.
Sebagai puncak sekaligus penutup dari seluruh rangkaian penggodokan, kegiatan diakhiri dengan prosesi yang paling sakral dalam tradisi PMII, yaitu pembaiatan kader baru. Suasana khidmat dan haru menyelimuti momentum pengucapan sumpah janji bergerak tersebut.
Usai prosesi pembaiatan yang berlangsung hingga dini hari, seluruh peserta dan panitia melanjutkan kegiatan dengan melaksanakan shalat subuh berjamaah sebagai wujud rasa syukur atas kelancaran acara. Tak berhenti di sana, sebelum kembali ke daerah masing-masing, kesadaran lingkungan ditunjukkan oleh para kader dengan melakukan aksi bersih-bersih bersama di seluruh area tempat kegiatan yang telah mereka gunakan selama tiga hari penuh.
Melalui PKD ini, para lulusan diharapkan resmi menyandang gelar kader mujahid yang siap menjadi motor penggerak serta benteng pemikiran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di kampus dan daerahnya masing-masing.
Sumber: PMII Kota Dumai

COMMENTS