Selamat Datang

Selamat Datang di halaman web Persnusantara.com. Kami merilis berita dengan motto Akurat, Independen, Terpercaya. Alamat Kantor Jalan Bintan Gang Paris 1. Berlangganan Iklan Hubungi ke Contact Person. 0852-7158-7522 (Ican)

Apatis atau Peduli? Diskusi UKSW Menguji Masa Depan Gerakan Mahasiswa

Foto/Istimewa  Salatiga, Jawa Tengah - Apakah mahasiswa hari ini masih menjadi motor perubahan sosial atau justru semakin menjauh dari pers...

Foto/Istimewa 
Salatiga, Jawa Tengah - Apakah mahasiswa hari ini masih menjadi motor perubahan sosial atau justru semakin menjauh dari persoalan publik? Pertanyaan itulah yang mengemuka dalam diskusi bertajuk "NGOBAR 2026: Apatisme di Kalangan Anak Muda" yang digelar di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah. Rabu, (17/6/2026).

Forum yang dimoderatori dosen UKSW Rizky Amalia Yanuarta tersebut menghadirkan Direktur Eksekutif Institute for Strategic and Political Studies (INTRAPOLS), Bustomi Menggugat, sebagai narasumber. Diskusi berlangsung hangat dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai latar belakang yang membahas beragam isu, mulai dari politik, gerakan mahasiswa, Papua, hingga tantangan literasi di era digital.

Di tengah menguatnya anggapan bahwa generasi muda semakin apatis terhadap politik, forum tersebut justru memperlihatkan adanya kegelisahan yang masih hidup di kalangan mahasiswa. Mereka mempertanyakan arah gerakan mahasiswa saat ini, efektivitas organisasi kemahasiswaan, hingga peran kampus dalam merespons berbagai persoalan kebangsaan.

Menurut Bustomi, apatisme politik merupakan ancaman serius bagi masa depan demokrasi. Ketika generasi muda kehilangan kepedulian terhadap urusan publik, ruang pengambilan keputusan akan semakin didominasi oleh kelompok-kelompok tertentu tanpa kontrol yang memadai dari masyarakat.

Karena itu, ia mengajak mahasiswa untuk melihat politik secara lebih substantif. Politik, menurutnya, bukan sekadar perebutan kekuasaan, melainkan sarana pengabdian untuk mewujudkan kebaikan bersama.

Mengutip pemikiran Aristoteles, Bustomi menjelaskan bahwa politik merupakan usaha bersama untuk mencapai kebaikan tertinggi bagi seluruh warga negara. Dalam perspektif tersebut, keterlibatan anak muda dalam kehidupan publik bukanlah pilihan, melainkan bagian dari tanggung jawab sebagai warga negara.

"Ketika dijalankan dengan integritas moral, keberpihakan kepada rakyat, dan tata kelola yang transparan, politik menjadi alat paling efektif untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bustomi juga menyinggung pentingnya independensi dalam kehidupan publik. Ia mengibaratkan dirinya sebagai seorang ronin, samurai tanpa tuan yang tidak tunduk kepada kepentingan apa pun selain nilai yang diyakininya.

"Saya tidak takut dengan siapa pun. Saya mengibaratkan diri sebagai seorang ronin. Saya tidak bertuan. Saya hanya takut kepada Tuhan karena saya seorang hamba," katanya.

Menurut dia, prinsip tersebut penting dimiliki oleh para pemimpin dan pejabat publik agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpijak pada kepentingan rakyat, bukan karena intervensi kekuasaan maupun kepentingan kelompok tertentu.

"Pejabat harus bergerak karena independensi, bukan karena intervensi," ujarnya.

*Dari Agent of Change ke Leader of Change*

Namun, pesan utama yang ditekankan Bustomi dalam forum tersebut bukan semata-mata soal politik. Ia menilai tantangan terbesar generasi muda saat ini adalah melakukan transformasi peran.

Selama ini, mahasiswa sering dikenal sebagai _agent of change_ atau agen perubahan. Akan tetapi, menurut Bustomi, tantangan zaman menuntut peran yang lebih besar.

"Mahasiswa tidak cukup hanya menjadi agent of change. Mereka harus naik kelas menjadi leader of change," katanya.

Menurut dia, agen perubahan identik dengan kemampuan menyuarakan kritik dan menyampaikan aspirasi. Sementara pemimpin perubahan dituntut mampu menawarkan solusi, membangun konsensus, serta menggerakkan masyarakat menuju arah perubahan yang lebih baik.

Perubahan besar tidak cukup lahir dari kritik yang keras, tetapi membutuhkan kepemimpinan yang mampu menerjemahkan gagasan menjadi tindakan nyata.

Karena itu, mahasiswa tidak boleh hanya hadir sebagai komentator sosial yang pandai mengkritik keadaan. Mereka harus mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memimpin perubahan, baik di lingkungan kampus, masyarakat, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam materi presentasinya, Bustomi menempatkan transformasi dari agent of change menuju leader of change sebagai salah satu tantangan utama gerakan pemuda Indonesia saat ini.

Ia juga menegaskan bahwa sejarah bangsa menunjukkan perubahan besar hampir selalu dipelopori oleh generasi muda. Mulai dari Kebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928, perjuangan kemerdekaan, hingga Reformasi 1998, pemuda selalu menjadi kekuatan penggerak perubahan.

*Literasi sebagai Fondasi Kepemimpinan*

Dalam diskusi tersebut, mahasiswa juga mengangkat berbagai isu strategis. Mulai dari dinamika gerakan mahasiswa, dualisme organisasi kemahasiswaan, pembangunan di Papua, proyek strategis nasional di Biak Numfor dan Merauke, hingga persoalan ekonomi seperti harga bahan bakar minyak (BBM).

Meski tema yang dibahas beragam, Bustomi melihat ada satu akar persoalan yang sama, yakni pentingnya literasi.

Menurut dia, apatisme politik sering kali muncul karena rendahnya tradisi membaca dan lemahnya kemampuan memahami persoalan secara utuh. Akibatnya, banyak anak muda mudah terjebak pada informasi yang bersifat sensasional tanpa memiliki pemahaman yang memadai mengenai substansi persoalan.

Karena itu, literasi harus menjadi fondasi bagi lahirnya generasi pemimpin masa depan.

Dalam materi presentasinya, ia menyebut literasi sebagai upaya untuk menghindarkan generasi muda dari jebakan sensasi dan kontroversi. Literasi juga menjadi sarana untuk membangun kemampuan berpikir kritis, menganalisis persoalan publik, dan mengambil keputusan berdasarkan fakta.

Ia menggambarkan pemuda dan literasi sebagai dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Generasi muda, menurutnya, perlu menjadi "penganjur", yakni perpaduan antara aktivis dan intelektual yang mampu mengkritisi persoalan sosial sekaligus menawarkan gagasan perubahan yang konstruktif.

Bustomi menegaskan bahwa masa depan gerakan mahasiswa tidak akan ditentukan oleh seberapa keras mereka berteriak di jalanan atau di media sosial. Masa depan itu akan ditentukan oleh kemampuan mereka membangun pengetahuan, memimpin perubahan, dan menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat.

Diskusi yang berlangsung lebih dari dua jam tersebut pada akhirnya tidak hanya menguji tingkat kepedulian mahasiswa terhadap politik, tetapi juga menguji kesiapan mereka menghadapi tantangan yang lebih besar yakni menjadi pemimpin perubahan bagi Indonesia di masa depan.

Sebab, sebagaimana mengemuka dalam forum itu, pertanyaan terbesar bagi generasi muda hari ini bukan lagi apakah mereka apatis atau peduli. Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah apakah mereka siap bertransformasi dari sekadar agen perubahan menjadi pemimpin perubahan. (*)

COMMENTS

Ucapan Selamat

Ucapan Selamat
Nama

Aceh Tamiang,1,air haji,1,amerika,1,arab saudi,8,artikel,2,artis,36,Bagansiapiapi,1,Balige,1,banda aceh,3,Bandar Lampung,3,bandung,2,Bangkalan,1,Bangkinang,3,banten,1,batam,8,bazar,1,bea cukai,1,Bekasi,1,bengkalis,10,berita,166,bisnis,7,Blitar,10,bola,11,Bolaang Mongondow,1,Boyolali,4,budaya,5,Bukittinggi,1,cerita,4,cerpen,1,Cimahi,1,cina,1,Copyright,3,daerah,1,Dairi,3,dumai,489,entertainment,7,fashion,4,fenomena,5,hot,141,hotel,6,hukum,2,iklan,5,indrapura,1,info,17,inhil,2,inhu,4,Internasional,5,Jakarta,102,Jambi,1,jatim,95,jawa barat,1,jawa tengah,14,jawa timur,158,kabanjahe,2,kaimana,4,kalbar,8,Kampar,18,Kandis,3,karhutla,1,karo,2,Keerom,6,Kepri,9,Kepulauan Meranti,3,kesehatan,5,komik,4,kontak,1,kriminal,52,kuala lumpur,3,Kuansing,17,kuliner,3,lampung,37,langkat,1,lowongan,4,Lunang,3,madinah,1,Madiu Raya,2,Madiun,46,magetan,1,Makasar,1,malang,3,malaysia,2,Manado,1,Manokwari,4,Manokwari utara,1,Medan,9,Mekah,7,Morowali,3,Mosso,2,motivasi,13,Musik,1,nasional,137,Ngada,1,Nganjuk,9,ngawi,3,nopenting,1,NTB,1,NTT,1,olahraga,25,opini,23,organisasi,15,Otomotif,2,Padang,2,Painan,11,Palembang,2,Palu,1,pamekasan,1,pandagelang,1,papua,13,papua barat,39,pariaman,1,Parungpanjang,1,Pasaman barat,1,pekanbaru,508,Pelalawan,4,pencak silat,1,pendidikan,5,penginapan,1,perumahan,1,pessel,7,politik,29,Ponorogo,18,Pontianak,1,puisi,3,Redaksi,2,rengat,3,riau,684,rohil,39,rohul,2,salatiga,1,Sambas,2,Sei Kijang,1,selat panjang,4,senibudaya,9,sepakbola,8,Siak,9,siber,5,Sigi,2,sosial,50,sport,1,Sragen,2,Sukoharjo,1,Sulawesi,7,Sulawesi Tengah,3,Sulawesi Utara,1,sulsel,3,Sulut,1,sumatera,47,Sumbar,28,sumut,25,Surabaya,12,tanah karo,5,Tapan,1,Tapanuli Tengah,2,tapsel,1,tarutung,1,tausiah,1,teknologi,2,teluk bintuni,6,tembilahan,1,Teso Nilo,1,toba,3,tokoh,9,touring,1,trenggalek,75,Tuban,1,Tulungagung,72,ulama,1,umkm,29,unik,15,Waris,2,watansoppeng,1,wembi,1,wisata,9,wonogiri,6,Yogyakarta,2,
ltr
item
harian pers nusantara: Apatis atau Peduli? Diskusi UKSW Menguji Masa Depan Gerakan Mahasiswa
Apatis atau Peduli? Diskusi UKSW Menguji Masa Depan Gerakan Mahasiswa
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8iOXi8N92eDg24l_uR7mOd-hR2TOz3xCxcg8972OIh0Jbq_fvxX3CIlYnjUyJnhc0UT1e-P07Njge-suo5LeZL0Mela5n9njfDnZiBoej1Ef8eP2GxWBboVzxUY5YGjUvZcGtMiYui0SUOOdIc4Z8TyDnmMOpdkI-_dNo25HsMAC9LbaClChgw6CPq7Q/w640-h280/1001386000.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8iOXi8N92eDg24l_uR7mOd-hR2TOz3xCxcg8972OIh0Jbq_fvxX3CIlYnjUyJnhc0UT1e-P07Njge-suo5LeZL0Mela5n9njfDnZiBoej1Ef8eP2GxWBboVzxUY5YGjUvZcGtMiYui0SUOOdIc4Z8TyDnmMOpdkI-_dNo25HsMAC9LbaClChgw6CPq7Q/s72-w640-c-h280/1001386000.jpg
harian pers nusantara
https://www.persnusantara.com/2026/06/apatis-atau-peduli-diskusi-uksw-menguji.html
https://www.persnusantara.com/
https://www.persnusantara.com/
https://www.persnusantara.com/2026/06/apatis-atau-peduli-diskusi-uksw-menguji.html
true
8146758549750470439
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content