Selamat Datang

Selamat Datang di halaman web Persnusantara.com. Kami merilis berita dengan motto Akurat, Independen, Terpercaya. Alamat Kantor Jalan Bintan Gang Paris 1. Berlangganan Iklan Hubungi ke Contact Person. 0852-7158-7522 (Ican)

Dulu Penuh Risiko, Kini Warga Bungkal di Ponorogo Nikmati Jembatan Garuda

Ponorogo - Penantian panjang warga Desa Bungkal, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, untuk memiliki akses penyeberangan yang layak akhir...

Ponorogo - Penantian panjang warga Desa Bungkal, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, untuk memiliki akses penyeberangan yang layak akhirnya berakhir. Kini, Jembatan Garuda berdiri kokoh sebagai penghubung baru yang aman dan mempermudah mobilitas masyarakat setempat.

Pembangunan jembatan yang merupakan bagian dari program langsung Presiden Prabowo Subianto tersebut dilaksanakan melalui semangat gotong royong antara prajurit TNI AD bersama masyarakat. Kehadiran jembatan ini menjadi solusi nyata atas persoalan akses yang menghambat aktivitas warga selama puluhan tahun.

Sebelum jembatan dibangun, masyarakat harus berjibaku dengan medan yang penuh risiko. Ketiadaan sarana penyeberangan memaksa warga menyeberangi sungai demi menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari berangkat sekolah, bekerja, hingga mengakses fasilitas kesehatan.

“Kalau airnya dangkal masih bisa dilewati, tapi tetap sulit karena licin. Kadang ada yang jatuh. Anak-anak sekolah juga sering pulang lagi karena bajunya basah atau kotor,” kata Hariyanto, warga Bungkal, Senin (11/5/2026).

Kondisi menjadi jauh lebih berbahaya saat musim hujan tiba. Debit air yang meningkat disertai arus sungai yang deras membuat penyeberangan nyaris mustahil dilakukan. Akibatnya, warga terpaksa memutar beberapa kilometer melalui desa lain hanya untuk sampai ke tujuan.

Bagi masyarakat Bungkal, hadirnya Jembatan Garuda bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan jawaban atas kebutuhan dasar yang telah lama dinantikan. Jembatan tersebut kini membuka akses yang lebih cepat, aman, dan efisien bagi warga dalam menjalani berbagai aktivitas.

Hariyanto pun mengaku bersyukur dan berterima kasih atas pembangunan tersebut. Menurutnya, keberadaan Jembatan Garuda membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat.

“Kami warga Bungkal tentu sangat berterima kasih kepada Presiden Prabowo dan juga TNI AD yang telah membantu membangun jembatan ini. Sekarang aktivitas kami jauh lebih mudah dan aman. Ini sangat bermanfaat bagi warga Bungkal, khususnya yang setiap hari melintas di sini,” ujarnya.

Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengungkapkan bahwa Jembatan Garuda di wilayahnya tersebut memiliki panjang hingga puluhan meter dan menjadi akses penghubung antar desa.  

“Jembatan yang baru selesai dibangun memiliki panjang 26 meter dan menghubungkan Desa Bungkal dengan Desa Belang. Infrastruktur ini diperkirakan akan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 200 kepala keluarga,” jelasnya.

Kolonel Untoro menambahkan, keberadaan jembatan itu diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya dalam distribusi hasil pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga setempat.

Selain itu, akses pendidikan dan layanan kesehatan juga dipastikan menjadi lebih mudah dijangkau, terutama bagi anak-anak sekolah dan warga yang membutuhkan penanganan medis dengan cepat.

Jembatan Garuda menjadi simbol hadirnya negara di tengah masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, TNI AD, dan warga membuktikan bahwa persoalan yang selama ini dianggap sulit dapat diatasi melalui kebersamaan dan kepedulian.

Kini, jembatan tersebut tak hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan yang lebih aman, produktif, dan sejahtera.**

COMMENTS

Ucapan Selamat

Ucapan Selamat
Nama

Aceh Tamiang,1,amerika,1,arab saudi,8,artikel,2,artis,36,Bagansiapiapi,1,Balige,1,banda aceh,3,Bandar Lampung,2,bandung,2,Bangkalan,1,Bangkinang,3,banten,1,batam,8,bazar,1,bea cukai,1,Bekasi,1,bengkalis,10,berita,166,bisnis,7,Blitar,9,bola,10,Bolaang Mongondow,1,Boyolali,4,budaya,5,Bukittinggi,1,cerita,4,cerpen,1,Cimahi,1,cina,1,Copyright,3,daerah,1,Dairi,3,dumai,485,entertainment,7,fashion,4,fenomena,5,hot,140,hotel,6,hukum,2,iklan,5,info,17,inhil,2,inhu,4,Internasional,5,Jakarta,102,Jambi,1,jatim,83,jawa tengah,14,jawa timur,136,kabanjahe,2,kaimana,3,kalbar,7,Kampar,18,Kandis,3,karhutla,1,karo,2,Keerom,5,Kepri,9,Kepulauan Meranti,3,kesehatan,5,komik,4,kontak,1,kriminal,52,kuala lumpur,3,Kuansing,16,kuliner,3,lampung,37,langkat,1,lowongan,4,Lunang,3,madinah,1,Madiu Raya,2,Madiun,39,magetan,1,Makasar,1,malang,3,malaysia,2,Manado,1,Manokwari,4,Manokwari utara,1,Medan,9,Mekah,7,Morowali,3,Mosso,2,motivasi,13,Musik,1,nasional,136,Ngada,1,Nganjuk,7,ngawi,2,nopenting,1,NTB,1,NTT,1,olahraga,25,opini,23,organisasi,15,Otomotif,2,Padang,2,Painan,10,Palembang,2,Palu,1,pamekasan,1,pandagelang,1,papua,12,papua barat,35,pariaman,1,Pasaman barat,1,pekanbaru,493,Pelalawan,3,pencak silat,1,pendidikan,5,penginapan,1,perumahan,1,pessel,5,politik,29,Ponorogo,16,Pontianak,1,puisi,3,Redaksi,2,rengat,3,riau,664,rohil,39,rohul,2,salatiga,1,Sambas,1,Sei Kijang,1,selat panjang,4,senibudaya,9,sepakbola,7,Siak,9,siber,4,Sigi,2,sosial,46,Sragen,2,Sukoharjo,1,Sulawesi,7,Sulawesi Tengah,3,Sulawesi Utara,1,sulsel,3,Sulut,1,sumatera,46,Sumbar,25,sumut,23,Surabaya,11,tanah karo,5,Tapanuli Tengah,2,tapsel,1,tausiah,1,teknologi,2,teluk bintuni,4,tembilahan,1,Teso Nilo,1,toba,2,tokoh,9,touring,1,trenggalek,65,Tuban,1,Tulungagung,62,ulama,1,umkm,29,unik,15,Waris,2,watansoppeng,1,wembi,1,wisata,9,wonogiri,6,Yogyakarta,2,
ltr
item
harian pers nusantara: Dulu Penuh Risiko, Kini Warga Bungkal di Ponorogo Nikmati Jembatan Garuda
Dulu Penuh Risiko, Kini Warga Bungkal di Ponorogo Nikmati Jembatan Garuda
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2ezMMM_zRxY06gqRAbbYK0GBtkS7fdGfoTrbMVcKFaDavfI0EcYJAP2WwMxz3MVzfoQDxBQWrol_UZdEF-b7vTG0sstl2MpP_SKU69O0XnLgrDhWA7QWcvwo9xBnaMh4Le5FLwthTxRHQF7narsrjwLldQnHpPMKifYjttLK7fLEsNXKTunslQnoGoFs/s320/1001324840.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2ezMMM_zRxY06gqRAbbYK0GBtkS7fdGfoTrbMVcKFaDavfI0EcYJAP2WwMxz3MVzfoQDxBQWrol_UZdEF-b7vTG0sstl2MpP_SKU69O0XnLgrDhWA7QWcvwo9xBnaMh4Le5FLwthTxRHQF7narsrjwLldQnHpPMKifYjttLK7fLEsNXKTunslQnoGoFs/s72-c/1001324840.jpg
harian pers nusantara
https://www.persnusantara.com/2026/05/dulu-penuh-risiko-kini-warga-bungkal-di.html
https://www.persnusantara.com/
https://www.persnusantara.com/
https://www.persnusantara.com/2026/05/dulu-penuh-risiko-kini-warga-bungkal-di.html
true
8146758549750470439
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content