Selamat Datang

Selamat Datang di halaman web Persnusantara.com. Kami merilis berita dengan motto Akurat, Independen, Terpercaya. Alamat Kantor Jalan Merdeka Lama (Cilukba). Alamat Kantor Baru Jalan Bintan Gang Paris 1 Berlangganan Iklan Hubungi ke HP. 0852-7158-7522 (Ican)

Jembatan Perintis Garuda: Ubah Sesek Menjadi Beton, dari Rawan Menjadi Aman

Ponorogo – Warga Dusun Glagahan, Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, kini mulai bisa tersenyum lega. Pasalnya, jembatan ses...

Ponorogo – Warga Dusun Glagahan, Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, kini mulai bisa tersenyum lega. Pasalnya, jembatan sesek yang selama ini mereka gunakan mulai dibangun menjadi jembatan beton yang lebih kokoh dan aman.

Selama bertahun-tahun, warga harus menghadapi berbagai risiko saat melintasi jembatan yang terbuat dari bambu tersebut. Kondisinya yang sederhana dan mudah lapuk kerap membahayakan, terutama saat cuaca buruk.

“Kalau dibilang berbahaya, ya memang berbahaya saat melewati jembatan itu. Tapi warga di sini tidak punya pilihan lain. Kami paling khawatir saat musim hujan, karena jembatannya menjadi licin dan rawan terpeleset,” ujar Ari Prabowo, salah satu warga, Senin (6/4/2026).

Ia juga mengakui, jembatan sebelumnya juga hanya dapat dilalui oleh pejalan kaki dan sepeda.

Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyebut bahwa peningkatan kondisi jembatan yang saat ini tengah dikebut pengerjaannya tersebut merupakan bagian dari Program Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III.

Menurutnya, program ini menjadi langkah strategis pemerintah melalui TNI AD dalam mengatasi keterbatasan aksesibilitas masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan dapat mempermudah sekaligus meningkatkan mobilitas warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

“Dengan dibangunnya jembatan beton ini, harapan kami mobilitas warga akan semakin lancar, aman, dan mampu menunjang aktivitas serta keseharian masyarakat setempat,” kata Danrem Untoro saat meninjau pembangunan jembatan tersebut.

Selain itu, kehadiran infrastruktur yang lebih layak juga diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menambahkan, jembatan beton yang dibangun memiliki panjang 12 meter dan lebar 2 meter. Nantinya, jembatan tersebut tidak hanya dapat dilalui pejalan kaki dan sepeda motor, tetapi juga kendaraan jenis tossa untuk mendukung aktivitas ekonomi warga.**

COMMENTS

Nama

Aceh Tamiang,1,amerika,1,artikel,2,artis,35,Balige,1,banda aceh,3,bandung,2,Bangkinang,3,batam,5,bazar,1,bea cukai,1,Bekasi,1,bengkalis,4,berita,167,bisnis,9,Blitar,5,bola,11,Boyolali,4,budaya,4,cerpen,1,Cimahi,1,cina,1,Copyright,3,daerah,1,Dairi,3,dumai,462,entertainment,8,fenomena,5,film,1,hot,138,hotel,7,hukum,2,iklan,5,info,19,inhil,2,inhu,4,Internasional,3,Jakarta,91,Jambi,1,jatim,34,jawa tengah,13,jawa timur,48,kalbar,7,Kampar,15,Kandis,3,karhutla,1,Keerom,2,Kepri,6,Kepulauan Meranti,3,kesehatan,7,kontak,1,kriminal,52,kuala lumpur,1,Kuansing,16,kuliner,3,lampung,35,langkat,1,lowongan,4,Lunang,1,Madiun,12,Makasar,1,malang,2,Manado,1,Medan,8,Morowali,3,Mosso,1,motivasi,14,Musik,1,nasional,125,Nganjuk,3,nopenting,1,NTB,1,olahraga,24,opini,12,organisasi,10,Otomotif,2,Padang,2,Painan,4,Palembang,2,papua,5,papua barat,4,pariaman,1,pekanbaru,381,Pelalawan,3,pencak silat,1,pendidikan,8,penginapan,2,perumahan,1,pessel,3,politik,29,Ponorogo,6,Pontianak,1,puisi,3,Redaksi,2,rengat,3,riau,512,rohil,35,rohul,2,Sambas,1,Sei Kijang,1,selat panjang,1,senibudaya,5,sepakbola,7,Siak,9,siber,4,sosial,44,Sragen,2,Sukoharjo,1,Sulawesi,7,sulsel,3,Sulut,1,sumatera,42,Sumbar,16,sumut,17,Surabaya,3,tanah karo,3,Tapanuli Tengah,2,tapsel,1,tausiah,1,teknologi,3,tembilahan,1,Teso Nilo,1,toba,2,tokoh,9,touring,1,trenggalek,28,Tuban,1,Tulungagung,23,ulama,1,umkm,26,unik,8,Waris,1,watansoppeng,1,wisata,10,wonogiri,6,Yogyakarta,1,
ltr
item
harian pers nusantara: Jembatan Perintis Garuda: Ubah Sesek Menjadi Beton, dari Rawan Menjadi Aman
Jembatan Perintis Garuda: Ubah Sesek Menjadi Beton, dari Rawan Menjadi Aman
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjourDP-HAMrHYixcVlV1_svFX6WxWxfWo9WlfdOZ3OgztysV6MeS5wjZABKf9YAMwFdSRFfZWWRgtGmUsAf4ZgzDseblKT5EQTRDK6Cb9MH3GysGZUd3bhcfqPf6ZRarVEZm9Rw8-KVSvaIM-D4wkXROVrYvYg7cM2f7VKFlEmH2HsFJV2E7molqncZSk/s320/1001268736.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjourDP-HAMrHYixcVlV1_svFX6WxWxfWo9WlfdOZ3OgztysV6MeS5wjZABKf9YAMwFdSRFfZWWRgtGmUsAf4ZgzDseblKT5EQTRDK6Cb9MH3GysGZUd3bhcfqPf6ZRarVEZm9Rw8-KVSvaIM-D4wkXROVrYvYg7cM2f7VKFlEmH2HsFJV2E7molqncZSk/s72-c/1001268736.jpg
harian pers nusantara
https://www.persnusantara.com/2026/04/jembatan-perintis-garuda-ubah-sesek.html
https://www.persnusantara.com/
https://www.persnusantara.com/
https://www.persnusantara.com/2026/04/jembatan-perintis-garuda-ubah-sesek.html
true
8146758549750470439
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content